Apakah Jurusan Hukum Itu Susah

Image: canva.com

Apakah Jurusan Hukum Itu Susah? Berikut 10 Faktanya

Passing grade jurusan Hukum di berbagai PTN ternama di Indonesia memiliki skor yang tinggi diatas angka 600. Hal ini tentu meningkatkan persaingan calon mahasiswa yang tertarik masuk ke jurusan tersebut. Bila persaingan masuk saja sudah ketat, apakah jurusan Hukum itu susah? Kamu yang memiliki minat di bidang Hukum atau ingin menjadi pengacara handal dimasa depan, maka simak fakta mengenai jurusan Hukum ini.

Berikut fakta mengenai jurusan Hukum yang akan membuka wawasan Kamu terkait pertanyaan apakah jurusan Hukum itu susah sebagai berikut :

1. Rekomendasi jurusan anak IPS

Memang anak IPS lebih diutamakan mengambil jurusan di rumpun SOSHUM, termasuk Ilmu Hukum. Kamu yang tertarik di bidang sosial, politik dan humaniora bisa mempertimbangkan masuk jurusan Hukum.

2. Materi yang dipelajari di jurusan Hukum

Mata kuliah yang dipelajari di jurusan Hukum antara lain Ilmu Hukum Dasar, Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Bisnis, Hukum Ahli Waris, dan masih banyak lainnya. Tentu pertimbangan mata kuliah yang dianggap mudah dan tersulit relatif, misalnya Hukum Tata Negara yang dianggap mudah dan Filsafat Hukum yang dianggap sulit. Kamu juga akan mendapatkan ilmu tambahan lain seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda.

Baca Juga:  10 Pekerjaan Jurusan Hukum Sebagai Pilihan

3. Wajib memiliki kemampuan hafalan yang bagus

Tidak harus menghafal semua pasal perundang-undangan yang berjumlah ribuan, tetapi Kamu wajib memiliki kemampuan hafalan yang bagus agar bisa memecahkan masalah atau kasus dengan baik. Jurusan Hukum dianggap susah karena tingkat kesulitan menghafal KUHP, KUHAP, KUHAper, KUHPer.

4. Memiliki minat dan keterampilan public speaking

Kemampuan negosiasi, komunikasi, diskusi, dan menjalin relasi merupakan hal penting yang wajib Kamu tingkatkan bila tertarik masuk jurusan Hukum. Kamu akan membutuhkan keterampilan ini saat mengikuti kelas, diskusi dengan dosen, mengemukakan cara pandang, bahkan menuliskan tugasmu nanti.

5. Wajib memahami dan pandai menganalisa kasus

Mengasah pola pikir menjadi kunci agar Kamu bisa mengikuti pembelajaran jurusan Hukum dengan baik. Kamu bisa menjadi calon pengacara atau advokat yang mampu memecahkan masalah dengan dasar argumentasi hukum yang tepat.

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Jurusan Hukum Dan Gajinya

6. Lebih sering diskusi dan presentasi di kelas

Kamu harus memiliki kemampuan hitungan di jurusan Hukum dalam memecahkan permasalahan terkait hukum perdata. Selain itu, diskusi dan presentasi di kelas merupakan rutinitas akan mengisi empat tahun masa kuliahmu.

7. Selalu update perkembangan terbaru

Jurusan Hukum itu susah atau tidak, ya? Tergantung bagaimana Kamu menikmati masa kuliah dengan rajin membaca, membuka relasi baru, meningkatkan wawasan, dan selalu update pada perkembangan terbaru dalam dan luar negeri.

8. Harus terus belajar mengasah logika dan nalar saat fokus studi keilmuan

Bila sudah fokus pada bidang keilmuan yang Kamu pilih, maka Kamu harus terus belajar mengasah logika berpikir, nalar dan kritis dalam menghadapi suatu permasalahan baik perdata, pidana, internasional, dan lain-lain.

Baca Juga:  Jurusan Hukum Terbaik Di Yogyakarta Untuk Jenjang S1

9. Magang di lembaga atau perusahaan

Kamu wajib melakukan magang agar bisa menjadi bekal atau persiapan terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. Anak Hukum bisa magang di lembaga firma hukum, instansi negara atau perusahaan legal LBH, YAKI, dan sebagainya, pabrik atau perusahaan jasa, dan lain-lain.

10. Skripsi

Proses akhir dari perkuliahan adalah mengerjakan skripsi yang menjadi syarat kelulusan calon sarjana Hukum di Indonesia.

Tentu Kamu bisa mempertimbangkan apakah jurusan Hukum itu susah sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing. Bila Kamu memang suka pada bidang SOSHUM dan ingin menjadi pengacara, advokat atau profesi yang berkaitan dengan ilmu hukum, ambil peluang kuliah jurusan ini, ya!