Alasan Menjadi Auditor

Image: canva.com

Bimbang Harus Memutuskan? Pahami Alasan Menjadi Auditor Berikut Ini!

Kebanyakan mahasiswa jurusan Akuntansi memimpikan pekerjaan sebagai auditor di lingkup internal, auditor perpajakan atau auditor publik yang bekerja di lembaga pemerintahan. Kamu yang tertarik dengan pencatatan keuangan, maka bisa memilih jurusan pendidikan Akuntansi di bangku kuliah. Nantinya Kamu bisa menjadi seorang auditor dengan bayaran yang tinggi sejak menyandang status auditor junior, lho! Hal ini bisa menjadi salah satu alasan menjadi auditor yang wajib Kamu pertimbangkan sejak awal.

Bimbang merupakan hal yang wajar, tetapi ada beberapa alasan menjadi auditor yang bisa menjadi bahan referensi Kamu yaitu :

1. Cocok untuk calon mahasiswa yang menyukai dunia hitung menghitung

Kamu bisa menjadi calon auditor karena menyukai dunia hitung menghitung seperti Akuntansi dan Perpajakan.

2. Keberadaan auditor masih minim di Indonesia

Setiap perusahaan butuh peran auditor, tetapi jumlah auditor masih sangat minim sehingga Kamu bisa menjadi the next auditor profesional kelak.

3. Lapangan pekerjaan yang sangat luas

Lapangan pekerjaan sangat luas baik menjadi auditor di lingkup internal, publik, dosen, pengajar SMA, pembicara di seminar, dan lain-lain.

4. Bisa memilih menjadi auditor internal atau eksternal

Kamu bisa bekerja menjadi auditor internal yang mengurus pemeriksaan dan pelaporan keuangan di perusahaan terkait atau menjadi auditor eksternal yang bekerja di perusahaan yang menangani laporan keuangan perusahaan klien.

5. Gaji auditor

Junior auditor di perusahaan bisa mendapatkan gaji minimal 5-10 juta per bulan, bagaimana dengan gaji senior auditor? Tentu Kamu bisa mendapatkan kisaran gaji lebih besar, bukan?

Baca Juga:  10 Syarat Menjadi Auditor Yang Perlu Kamu Penuhi

6. Bisa menjadi PNS

Cocok untuk Kamu yang ingin bekerja di perusahaan milik negara seperti BUMN, instansi atau lembaga keuangan hingga menjadi staf BPK dengan jaminan gaji tinggi.

7. Bisa memiliki tim yang berasa keluarga

Auditor tidak bekerja sendiri, tetapi Kamu bekerja dengan tim dalam menelaah dan meneliti laporan keuangan tertentu. Bisa memiliki teman atau tim yang solid berasa keluarga sendiri, kenapa tidak?

8. Pekerjaan yang seru dan menyenangkan

Pekerjaan auditor memang meneliti, menghitung, menelaah kesalahan, kecurangan atau meminimalisir risiko kerugian perusahaan lewat data yang valid. Tidak heran kalau Kamu bisa bekerja seperti detektif yang meneliti laporan klien dengan lebih teliti, ya!

Baca Juga:  10 Cara Menjadi Auditor Sebagai Referensi Buat Kamu

9. Bisa bekerja dengan independensi tinggi

Sebagai auditor internal, eksternal atau auditor publik, Kamu wajib bekerja dengan independensi tinggi yang tidak terpengaruh pihak lain demi masa depan perusahaan.

10. Membantu memberantas kasus kecurangan atau korupsi di Indonesia

Auditor publik bekerja sesuai dengan ketentuan, tanggung jawab besar dan harus membantu pemerintah dalam menangani dan memberantas kasus kecurangan laporan keuangan yang merugikan di Indonesia.

Alasan menjadi auditor di atas bisa menjadi bahan pertimbangan Kamu yang ragu ingin jadi akuntan atau auditor yang profesional, ya!