Memasuki bangku kuliah bisa menghadirkan perasaan excited yang tidak bisa dijelaskan. Selain bertemu banyak teman baru, kamu juga akan mulai belajar jurusan yang diinginkan sejak duduk di bangku SMA. Di bangku kuliah nanti, kamu akan mulai belajar mata kuliah dengan sistem SKS. Sebenarnya, apa itu SKS dan penjelasan detailnya?
Supaya kamu bisa lancar dalam mengambil SKS tiap semester, sebaiknya ketahui beberapa hal tentang SKS berikut :
1. Pengertian SKS
Memiliki kepanjangan Satuan Kredit Semester merupakan beban studi yang harus diambil mahasiswa agar lulus mata kuliah tertentu.
2. Beban Studi SKS Berbeda Tiap Mata Kuliah
Beban studi SKS setiap mata kuliah yang diberikan berbeda tergantung pentingnya mata kuliah tersebut. Misalnya materi pengantar jurusan biasanya terdiri dari 2 SKS, sedangkan mata kuliah penting bisa terdiri dari 3-4 SKS.
3. Perlu Perjuangan Keras Untuk Skripsi
Skripsi yang memiliki bobot mata kuliah terberat menerapkan sistem 6 SKS sehingga mahasiswa harus berjuang lebih keras.
4. SKS Pengaruhi Waktu Mengajar
1 SKS memiliki durasi belajar mengajar di kelas selama 50 menit diluar aktivitas mandiri dan sistem pembelajaran tak terjadwal yang disesuaikan dengan masing-masing dosen. Bisa saja 1 SKS bisa rampung dalam beberapa pertemuan, ya!
5. Fungsi SKS
Apa itu SKS dan fungsinya dalam menunjang metode belajar di bangku kuliah? SKS berfungsi sebagai penunjuk waktu perkuliahan atau jadwal tatap muka dengan dosen, petunjuk beban usaha siswa sejak masuk kuliah hingga lulus dan menunjukkan berapa lama jenjang kuliah yang harus ditempuh. Total SKS jenjang sarjana dan diploma berbeda yang bisa menjadi acuan kamu sebelum mengambil keputusan kuliah.
6. Jumlah SKS
Setiap kampus dan jurusan mungkin memiliki peraturan yang berbeda terkait pemberian SKS kepada mahasiswa. Namun, rata-rata jumlah SKS yang perlu dilakukan oleh mahasiswa sampai tahap lulus sebanyak 144 SKS atau 4 tahun ideal. Kalau kamu berhasil menyelesaikan minimal 24 SKS per semester, maka bisa lulus tepat waktu atau kamu punya potensi lulus lebih cepat.
7. Cara Menentukan Jumlah SKS Per Semester
Setiap mahasiswa bisa menentukan jumlah SKS berdasarkan hasil nilai IP atau Indeks Prestasi yang bersangkutan. Jika ingin sukses mengambil SKS sebanyak 24, pastikan IP kamu lebih dari 3.01 sebab dibawah nilai tersebut, maka kamu hanya boleh ambil 22 SKS.
8. SKS Menentukan Penambahan Waktu Semester
Hal ini berlaku untuk kamu yang merasa tidak puas dengan nilai mata kuliah tertentu dan berniat mengulangnya. Pengulangan SKS akan menambah durasi semester yang harus kamu selesaikan di bangku kuliah.
9. Biaya Per SKS
Biaya per SKS bervariasi tergantung jurusan yang kamu ambil, ada SKS mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
10. Biaya SKS Diluar Biaya Praktikum
Berlaku untuk kamu yang kuliah di kampus swasta atau pendidikan vokasi yang memiliki praktikum lebih banyak. Dewasa ini, ada kampus yang tetap menerapkan biaya per semester atau SKS, tetapi ada pula yang model UKT atau Uang Kuliah Tunggal. Rata-rata kampus negeri menerapkan sistem UKT untuk meringankan beban orangtua mahasiswa tidak mampu.
Kini kamu sudah paham mengenai apa itu SKS, bukan? Pastikan kamu belajar dan berjuang yang terbaik agar bisa mengambil jumlah SKS paling ideal dan lulus tepat waktu kelak.