Apa Itu Freelance

Image: canva.com

Apa Itu Freelance? Berikut 10 Hal Penjelasan Tentang Freelance

Beberapa tahun belakangan ini terdapat tren baru dalam dunia kerja. Dengan kemajuan internet, kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan dibidang jasa, dan perkembangan media, pekerja lepas atau freelancer menjadi salah satu alternatif seseorang saat memilih pekerjaan. Lalu, sebenarnya apa itu freelance dan bagaimana memahami pekerjaan freelance?

1. Dua Jenis Freelance

Pada dasarnya, terdapat dua jenis freelance. Pertama, freelancer full time atau seseorang yang bekerja sebagai freelancer untuk waktu yang penuh. Freelancer full time mencurahkan seluruh waktunya sebagai pekerja lepas dan mendapat penghasilan hanya dari pekerjaannya sebagai freelancer. Pekerja ini tidak memiliki ikatan pada perusahaan, lembaga, atau organisasi manapun.

Kedua, freelancer part time atau seseorang yang bekerja sebagai freelancer tetapi paruh waktu. Freelancer part time masih memiliki ikatan dengan lembaga, perusahaan, atau organisasi tertentu sebagai pekerja penuh waktu di sana. Pekerjaannya sebagai freelancer hanya dikerjakan saat waktu luang untuk menambah penghasilan dari pekerjaan utamanya.

2. Kerja Tidak Terikat Kontrak

Salah satu ciri dari freelancer adalah pekerjaan yang tidak terikat kontrak. Pegawai kantoran swasta atau pekerja kontrak lembaga negara mayoritas mendapat kontrak kurang lebih satu hingga dua tahun kerja. Ada pula setelah masa orientasi selama kontrak tersebut mereka akan diangkat menjadi pekerja tetap.

Hal ini berbeda dengan freelancer karena mereka tidak memiliki kontrak. Freelancer bekerja dengan batas waktu dan pekerjaan tertentu sesuai dengan keahlian mereka.

3. Kerja Tidak Terikat Waktu

Para pekerja kantoran maupun lapangan memiliki jam kerja tertentu. Biasanya jam kerja mereka kurang lebih delapan jam mulai pukul 08.00-17.00 atau bekerja sesuai dengan shift.

Dalam hal ini, freelancer tidak memiliki jam kerja pasti. Sebagai seorang freelancer, Kamu dapat memulai bekerja di pagi hari atau siang hari. Yang terpenting dari freelancer adalah pekerjaan untuk klien selesai tepat waktu.

4. Dapat Bekerja Dari Mana Saja

Freelancer tidak memiliki keterikatan, dengan demikian mereka dapat bekerja di mana saja. Ini juga menjadi salah satu ciri dari apa itu freelance. Kamu dapat bekerja di rumah, di café, atau di coworking space.

Baca Juga:  10 Keuntungan Menjadi Freelance Yang Bisa Kamu Rasakan

Tempat yang nyaman untuk bekerja dapat mempengaruhi produktivitas dan konsentrasi saat bekerja sehingga pekerjaan dapat segera selesai.

5. Kerja Secara Mandiri

Pekerja kantoran atau lapangan sebagian besar bekerja dengan tim. Sebagai freelancer, Kamu akan mengandalkan diri sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan.

6. Dengan Perantara Atau Tanpa Perantara

Menjadi freelancer dapat melalui perantara seperti situs-situs penyedia pekerjaan atau market place. Di market place tersebut, Kamu dapat memilih pekerjaan dan mengajukan tawaran untuk pembayaran dan waktu kerja. Apabila menggunakan market place, Kamu harus memberikan 10%-12% penghasilanmu ke market place penyedia jasamu.

Sedangkan freelancer yang tidak ada perantara adalah freelancer yang bekerja langsung pada perusahaan, lembaga, atau organisasi. Kamu tidak perlu memotong penghasilanmu karena tidak ada perantara pekerjaan.

7. Menguasai Skill Atau Keahlian

Baca Juga:  10 Jenis Kerja Part Time Yang Bisa Menghasilkan Uang Tambahan

Keahlian atau skill harus dimiliki oleh freelancer karena freelancer menjual kemampuan mereka. Misalnya, sebagai freelancer desainer atau illustrator, Kamu harus menguasai segala seluk beluk mengenai desain dan menggambar ilustrasi. Apabila Kamu ingin menjadi freelancer di bidang penerjemah, Kamu harus menguasai satu bahasa asing terlebih dahulu.

8. Mempunyai Fasilitas Pendukung

Kinerja freelancer didukung oleh fasilitas pendukung. Hal ini bisa disebut sebagai modal utama Kamu bekerja sebagai freelancer. Salah satu fasilitas pokok dalam menjadi freelancer adalah memiliki laptop.

9. Pekerjaan Sesuai Proyek

Freelancer bekerja sesuai dengan proyek tertentu. Kamu akan mendapat pekerjaan tertentu dari klien kemudian harus menyelesaikan sesuai dengan kesepakatan tenggat waktu dan pembayaran.

10. Bertanggung Jawab Atas Diri Sendiri

Karena bekerja sendiri, freelancer harus bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Misalnya adalah pengaturan keuangan, manajemen waktu, dan kesejahteraan diri sendiri.

Demikian penjelasan mengenai apa itu freelance. Saat memantapkan menjadi freelancer, teruslah untuk belajar dan meningkatkan keterampilan kerjamu.