Kelebihan Dan Kekurangan Jurusan Pariwisata

Image: canva.com

Kelebihan Dan Kekurangan Jurusan Pariwisata Di SMK

Sebagai negara besar yang memiliki potensi alam, sejarah, budaya, dan kuliner, Indonesia masuk kategori negara tujuan pariwisata dunia. Kunjungan turis asing ke Indonesia terus meningkat setiap tahun seiring perkembangan sarana pariwisata. Tak hanya turis asing, masyarakat lokal yang gemar traveling rela merogoh kocek untuk kebutuhan wisata. Buat Kamu yang ingin kerja setelah lulus, sebaiknya ketahui kelebihan dan kekurangan jurusan Pariwisata berikut.

Kelebihan SMK Jurusan Pariwisata

Jurusan Pariwisata masih menjadi pilihan favorit banyak kalangan di berbagai sektor pariwisata, misalnya perhotelan, perjalanan wisata, kuliner, kecantikan, dan lain-lain. Buat Kamu yang masih bingung mau melanjutkan sekolah, simak 5 kelebihan SMK jurusan Pariwisata ini!

1. Memiliki Potensi Kerja Yang Besar

Sektor penerbangan, perhotelan, perjalanan wisata darat atau laut, tiket liburan, kuliner, dan masih banyak potensi pariwisata yang butuh tenaga kerja fresh graduate. Setidaknya Kamu memiliki potensi besar untuk bekerja setelah lulus SMK nanti.

Baca Juga:  10 Jurusan Kuliah Untuk Lulusan SMK Pariwisata Yang Perlu Kamu Tau

2. Memiliki Mata Pelajaran Yang Menarik

Mata pelajaran guiding sangat cocok untuk Kamu yang suka jalan-jalan. Di SMK Pariwisata, Kamu akan merasa senang bisa berkunjung ke tempat baru dan belajar hal menyenangkan.

3. Sekolah Dengan Metode Praktik 60 Persen

Di SMK Pariwisata, Kamu akan belajar materi tentang seluk beluk wisata dengan metode praktik 60 persen sedangkan teori hanya 40 persen. Kamu benar-benar dicetak menjadi ahli yang menguasai segala hal tentang kepariwisataan.

4. Bisa Menjadi Pribadi Yang Komunikatif Dan Percaya Diri

Sekolah di SMK Pariwisata menuntut Kamu untuk menjadi pribadi yang komunikatif dan percaya diri. Tak hanya teori saja, Kamu akan belajar langsung tentang cara komunikasi di depan umum, meningkatkan penampilan lebih baik, mampu komunikasi bahasa asing lebih lancar, dan lain-lain.

5. Tetap Bisa Melanjutkan Kuliah

Baca Juga:  Mengenal Mata Pelajaran Pariwisata SMK Sebagai Referensi

Kalau Kamu belum berniat kerja, kuliah bisa menjadi pilihan tepat. Toh, ada banyak jurusan yang relevan dengan kompetensi keahlian yang Kamu kuasai. Kamu bisa mengambil Sastra Inggris, Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Fashion Business, dan lain-lain.

Kekurangan SMK Jurusan Pariwisata

Kelebihan dan kekurangan jurusan Pariwisata memang harus menjadi bahan referensi Kamu yang ingin melanjutkan sekolah.

1. Biaya Yang Mahal

SMK Pariwisata memang menuntut Kamu untuk lebih banyak praktik sehingga biaya sekolah lebih mahal dibandingkan SMA.

2. Tidak Cocok Untuk Kamu Yang Belum Menemukan Tujuan

Masuk SMK sangat membutuhkan niat dan tujuan Kamu, lho! Jangan masuk SMK hanya asal-asalan saja. Pasalnya, Kamu akan aktif mengikuti praktik, PKL dan uji kompetensi yang butuh passion. Jangan sampai Kamu salah pilih jurusan Pariwisata yang ternyata tidak sesuai minta.

3. Cakupan Pelajaran Lebih Sempit

Pelajaran fokus pada bidang keahlian yang diambil sehingga Kamu tidak mengambil pelajaran lebih banyak seperti anak SMA. Biasanya anak SMA memang mengerjakan banyak tugas sehingga tingkat kecerdasan lebih tinggi.

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Pariwisata SMK Dan Gajinya

4. Kuota Penerimaan Mahasiswa SMK Terbatas

Di beberapa universitas negeri ternama, kuota penerimaan SMA jauh lebih besar. Bukan berarti Kamu tidak bisa kuliah, namun anak SMK memiliki peluang lebih kecil diterima PTN ternama.

5. Persaingan Semakin Ketat

Meski industri pariwisata Indonesia terus berkembang, Kamu harus paham bahwa persaingan kerja semakin ketat. Banyak pula lulusan universitas yang memiliki gelar spesifik yang relevan dengan lowongan pekerjaan pariwisata. Di Indonesia yang masih mengutamakan ijazah, lulusan S1 Manajemen Wisata lebih diutamakan bekerja dibandingkan lulusan SMK untuk lowongn kerja yang sama.

Mengetahui kelebihan dan kekurangan jurusan Pariwisata bisa membantu Kamu untuk menentukan tujuan sekolah. Mau bekerja atau melanjutkan kuliah, pilih sekolah yang sesuai dengan kapasitas diri Kamu, ya!