Memilih Jurusan IPA Atau IPS Di SMA

Image: canva.com

10 Hal ini Harus Jadi Pertimbangan Memilih Jurusan IPA Atau IPS di SMA

Memilih jurusan IPA atau IPS di SMA adalah masalah yang saat ini sedang melanda para siswa yang akan masuk SMA. Bagi mereka dihadapkan antara kedua pilihan ini merupakan satu hal yang berat. Memang kelihatannya sih hal sepele. Tapi jika salah pilih harus siap menerima segala konsekuensi yang akan didapatkan.

Tidak sedikit siswa yang salah memilih jurusan. Hingga muncul dampak buruk bagi mereka. Akibatnya timbul beberapa masalah yang datang. Diantaranya mulai dari tidak mampu mengikuti materinya, niat untuk sekolah mengendor. Bahkan tidak bisa memilih prodi di universitas yang diminati. Hal ini karena jurusan yang diambil tidak liniear.

Berikut adalah hal-hal yang harus Kamu pertimbangkan sebelum memilih jurusan. Jangan sampai salah pilih ya!

1. Bakat Dan Kemampuan

Kenalilah apa kemampuan dan bakat yang ada pada dirimu. Hal ini penting dilakukan sebelum memilih jurusan. Kamu bisa membuka kembali nilai-nilai mulai dari SD hingga kelas X SMA. Lakukanlah analisis antara nilai IPA dengan nilai IPS. Dari hasil analisis tersebut akan membantu Kamu dalam memilih jurusan. Sekiranya jurusan apa yang cocok dengan kemampuan Kamu.

Baca Juga:  Kelebihan Dan Kekurangan Jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

2. Cita-Cita

Cita-cita merupakan suatu impian yang hendak diwujudkan. Adanya cita-cita akan memunculkan harapan. Dengan seperti ini Kamu akan tahu ke mana harus melangkah. Jika Kamu memimpikan untuk menjadi pengacara konsekuensinya Kamu harus memilih jurusan IPS.

3. Buang Mitos Tentang IPA Dan IPS

Umumnya mitos-mitos yang didengar adalah anak IPA lebih pandai dari anak IPS. Kedua jurusan ini sama populernya kok. Jangan beranggapan anak IPA itu gemar belajar. Sedangkan anak IPS sukanya nongkrong. Mitos tersebut belum tentu benar. Karena tidak ada dasarnya.

4. Orang Tua

Perbedaan pendapat antara anak dan orang tua sering menimbulkan kebingungan. Pilihanmu dan pilihan orang tua bertolak belakang. Hal ini bisa dihindari apabila antara anak dan orang tua saling mengerti. Ada baiknya apabila saling terbuka antara keduanya. Bicarakan jauh-jauh hari dengan orang tua alasan dari pilihanmu. Jelaskan apa rencanamu ke depan.

Baca Juga:  10 Perbedaan Anak IPA Dan IPS Sebagai Referensi

5. Hindari Hanya Ikut-Ikutan Teman

Kesalahan memilih jurusan IPA atau IPS di SMA biasanya berawal dari ikut-ikutan teman. Masa depanmu bukan ditentukan temanmu. Masa depanmu ada di tanganmu sendiri. Ingat penentu kesusksesan di masa depan nanti adalah dirimu sendiri. Jadi jangan mudah untuk ikut arus teman. Jika tidak sesuai dengan kemampuanmu untuk apa. Nanti malah akan membawa dampak buruk.

6. Pengambilan Jurusan Saat Kuliah

Perlu ditekankan lagi bahwa pengambilan jurusan ketika di universitas lebih spesifik. Jadi akan menjadi bumerang bagi Kamu apabila mengambil jurusan yang tidak liniear dengan jurusan yang di SMA.

7. Pekerjaan Setelah Menempuh Study

Sesuaikan dengan pekerjaan yang Kamu impikan. Kemungkinan diterima kerja tinggi apabila antara jurusan dengan pekerjaan sepadan. Karena telah memiliki kemampuan dan skill yang sesuai.

8. Kenali Profil Masing-Masing Jurusan

Apabila Kamu mengambil jurusan IPA maka akan mempelajari gejala-gejala alam. Mata pelajaran yang dipelajari seperti Biologi, Fisika, Kimia, Matematika. Berbeda dengan jurusan IPS yang dipelajari tingkh laku manusia, arkeologi, geografi, sejarah, akuntansi, dan ekonomi.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Di SMA

9. Menyesuaikan Dengan Passion Kamu Jika Benar-Benar Tidak Tahu Bakatnya Dimana

Jika Kamu masih abu-abu saat memilih jurusan sebaiknya memilih IPA saja. Tipe seperti ini biasanya mudah beradaptasi. Jurusan IPA SNMPTN-nya bisa ke universitas maupun institut. Sedangkan jurusan IPS hanya bisa universitas saja.

10. Mengetahui Tingkat EQ Dan IQ

EQ lebih dibutuhkan dibanding IQ karena dalam jurusana IPS hanya menggunakan 10% IQ nya. Sisanya EQ yang dominan digunakan. Anak IPS cenderung memiliki komunikasi yang baik. Pandai bersosialisasi dan berani mengambil resiko.

Lain dengan jurusan IPA yang lebih mengutamakan IQ nya. Karena terbiasa menyelesaikan plajaran hitung-hitungan daripada menghafal. Otak kiri yang banyak berfungsi.

Sebenarnya kedua jurusan sama-sama bagusnya. Namun agar nantinya tidak mengakibatkan dampak buruk harus benra-benar dipertimbangkan. Semoga ulasan di atas dapat menjawab kebingunganmu dalam memilih jurusan IPA atau IPS di SMA.