Sepintas, sematan kata “Maha” pada awalan kata “Siswa” menjadikannya terdengar sangat berbeda. Siswa dikenal dengan pribadi mereka yang masih labil sedangkan mahasiswa dikenal dengan pemikiran kritisnya. Lalu benarkah demikian? Yuk, simak 10 perbedaan siswa dan mahasiswa yang perlu Kamu tahu sebelum masuk kuliah. Check it out!
Perbedaan Siswa Dibanding Mahasiswa
Menurut cara pandang umum, ada perbedaan antara siswa dan mahasiswa. Mulai dari cara pandangnya hingga style mereka. Lalu apa sih yang membedakan siswa dengan mahasiswa?
1. Pikiran Siswa Masih Labil
Lantaran umurnya yang memang masih dibawah 17 tahun, maka kebanyakan siswa masih labil. Pada usia ini Kamu masih dalam tahap pencarian jati diri dan belum mampu memecahkan masalah secara logis dengan tindakan yang jelas.
2. Mudah Setuju
Kebanyakan siswa belum punya inisiatif atau pemikiran tersendiri. Kamu masih mempertanyakan hal dalam skala biasa saja, belum sampai tahap yang kritis.
3. Siswa Berorientasi Masa Sekarang
Kebanyakan siswa masih berpikir untuk masa kini dan belum mempertimbangkan efek jauh ke depannya.
4. Belum Berani Bersuara
Mungkin beberapa aspirasi siswa masih didengar, namun gerakan siswa masih jarang karena selain faktor usia dan aturan sekolah, anak-anak usia dibawah 17 tahun dianggap belum logis dalam menyampaikan suaranya.
5. Belum Mandiri
Siswa banyak yang belum mandiri. Pasalnya, uang sekolah, uang saku, hingga biaya-biaya lain masih ditanggung orang tua.
Mengenal Perbedaan Mahasiswa Dibanding Siswa
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata maha berarti ‘sangat’. Maka dari itu, mahasiswa berarti seorang siswa yang sudah dalam tingkatan tertingginya. Lalu, adakah perbedaan diantara keduanya? Berikut uraiannya.
1. Mahasiswa Berpikir Rasional
Seorang mahasiswa biasanya sudah mampu berpikir logis atau rasional dalam menghadapi banyak persoalan.
2. Mahasiswa Berpikir Kritis
Seorang mahasiswa memang diajarkan untuk berpikir kritis. Mereka diajari untuk tidak mudah menerima segala perubahan dan diharuskan mempertanyakan suatu kredibilitas persoalan.
3. Mahasiswa Berorientasi Ke Depan
Segala keputusan dan segala tindakan yang dilakukan mahasiswa, semuanya sudah dipikirkan secara matang dan jauh berpikiran ke depan. Kamu terbiasa mempertimbangkan segala resiko dan juga cara penanggulangannya.
4. Mahasiswa Berani Bersuara
Seorang mahasiswa berani dalam menyuarakan pendapatnya. Selain itu, aspirasi Kamu juga banyak didengar karena mahasiswa memikirkan kepentingan bersama.
5. Mahasiswa Mampu Beradaptasi Dengan Baik
Jangan katakan seorang mahasiswa tidak pandai menyesuaikan diri karena faktanya Kamu sangat mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial yang ada. Kamu tidak hanya mampu mengendalikan ego dengan baik, namun juga pandai menempatkan diri hingga dapat diterima orang-orang di sekitarnya. Kemampuan inilah yang membawa mahasiswa menjadi seorang yang aktif dan produktif di lingkungan.
Demikian ulasan tentang 10 perbedaan siswa dan mahasiswa yang perlu Kamu ketahui. Semoga ulasannya bermanfaat bermanfaat buat Kamu sebelum jadi mahasisa nanti.